Kamis, 19 April 2012

Kehidupan Mewah ala Suri Cruise

Suri Cruise memiliki hidup yang luar biasa.
Dia baru genap berusia 6 tahun pada Rabu dan putri Tom Cruise serta Katie Holmes itu sudah merasakan hidup yang diimpikan banyak orang dewasa.
Sering berpergian bersama kedua orangtuanya dengan helikopter, Suri sudah mengunjungi kota-kota seperti Sevilla di Spanyol, Vancouver di Kanada -- dimana dia mengenakan sepatu Jimmy Choo seharga AS$ 600 (sekitar Rp 5,5 juta) -- dan bahkan pergi menonton Super Bowl, semuanya dilakukan sebelum kebanyakan anak kecil masuk sekolah dasar.
"Suri yang membuat peraturan dan Tom dan Katie mengikutinya," ujar seorang teman keluarga Cruise pada Us Weekly.
belum lagi ini, 
Suri Cruise meminta hadiah seharga AS$ 100.000 (sekitar Rp900 juta) untuk Natal tahun ini.
Putri Tom Cruise dan Katie Holmes itu dilaporkan mengirim surat untuk Santa Claus meminta banyak hadiah.
Meski Suri adalah salah satu gadis kecil paling beruntung di Hollywood, ternyata masih banyak barang yang dia inginkan.
"Permintaan nomor satunya adalah kuda poni," ujar seorang teman keluarga Cruise kepada majalah InTouch. Sumber itu juga menambahkan kalau Tom sudah mencari kandang yang cocok untuk kuda tersebut di dekat rumah mereka di Beverly Hills.
"Meski dia sudah punya segalanya, Suri juga minta anting berlian dan gaun indah, seperti gaun putri peri."
"Tom dan Katie menyukai Natal dan selalu berusaha membuat Suri merasakan pengalaman yang menyenangkan. Mereka membelikan semua yang dia minta."
"Suri itu dewasa dan dia tahu apa yang dia ingingkan," tambah sumber tersebut.
http://id.omg.yahoo.com/news/kehidupan-mewah-ala-suri-cruise-033144573.html
http://id.omg.yahoo.com/news/suri-cruise-minta-anting-berlian-sebagai-hadiah-natal-030445992.html





 Sri utami n 3eb13 24209121
Murut saya melalui sisi positif tom cruise dan kate holmes telah menjadi orang tua yang baik karena mereka mampu memenuhi semua keinginan putri mereka, namun amat disayangkan perlakuan ini akan memberikan pengaruh buruk kepada Suri. Memberikan barang-barang mewah bukanlah hal yang harus terus dan melulu dilakukan orangtua demi membahagiakan anak, justru hal ini akan memicu anak menjadi manja dan tidak mengenal perjuangan.

Jumat, 13 April 2012

artikel gempa

Bersiap Menghadapi Gempa Besar 'Mega Thrust'

nesia artinya harus bersiap menghadapi bencana yang bisa datang setiap saat. Pada 12 April lalu, kita diingatkan lagi betapa gempa bisa datang tanpa diduga waktu tepatnya. Berdasarkan pengalaman gempa besar Aceh pada Desember 2004 lalu, penduduk sudah lebih sadar untuk mengevakuasi diri ke dataran tinggi, berjaga-jaga dari kemungkinan terjangan tsunami.

Meski gempa tak bisa diduga waktunya, namun para peneliti sudah memperkirakan akan terjadinya gempa besar (mega thrust) di Padang dengan 8,9 SR.

Menurut ahli gempa dari Program Studi Geodesi Institut Teknologi Bandung Irwan Meilano, mega thrust di Sumatera adalah kawasan yang selama ini banyak dipelajari oleh peneliti gempa. Kawasan ini terbentuk ketika lempeng Indoaustralia menunjam lempeng Eurasia.

Penunjaman ini menyimpan energi sangat besar yang bisa dilepaskan sewaktu-waktu sebagai gempa besar. Gempa 9 Skala Richter pada 2004 yang melanda Aceh merupakan megathrust yang berasal dari zona subduksi di pantai barat Aceh. Bahkan, gempa yang terjadi 12 April lalu ia perkirakan akan mempercepat terjadinya gempa mega thrust di Padang.

Dalam daftar 10 gempa terdahsyat yang pernah terjadi sejak 1900 sampai sekarang, Indonesia mendominasi dengan tiga gempa besar dan dengan jumlah korban yang banyak pula.

Artinya, tinggal di Indonesia yang merupakan kawasan rawan gempa seharusnya menjadikan kita lebih siap menghadapi bencana ini. Bukan hanya kesiapan pemerintah dalam urusan infrastruktur yang jadi sorotan, tapi bagaimana kita sendiri bisa mengkondisikan diri untuk tetap tenang, mencari tempat aman, dan menyelamatkan diri saat bencana terjadi.

Kita bisa berdoa, namun itu tidak cukup. Ada hal-hal yang secara manusiawi bisa kita siapkan untuk meminimalkan terjadinya korban jiwa. Apakah kita sudah melatih anak-anak sampai orangtua untuk mengevakuasi diri untuk persiapan jika bencana terjadi seperti di Jepang?

Apakah kita sudah memiliki kotak darurat berisi P3K, perlengkapan makanan serta minuman, yang bisa dibawa sewaktu-waktu saat gempa? Atau jangan-jangan malah kita tidak tahu apa yang harus dibawa ketika evakuasi darurat saat gempa? Dan tahukah kita ke mana harus menyelamatkan diri saat gempa? Seberapa sering kita melakukan latihan evakuasi?

Lalu, apa lagi menurut Anda yang bisa kita siapkan untuk selalu siaga menghadapi bencana gempa yang bisa datang sewaktu-waktu?

http://id.berita.yahoo.com/blogs/newsroom-blog/bersiap-menghadapi-gempa-besar-mega-thrust.html
 

Minggu, 01 April 2012

MY REVIEW "Dik, Jangan Dik," Kisah Polisi Dalam Kepungan Massa Jl Diponegoro

"Dik, Jangan Dik," Kisah Polisi Dalam Kepungan Massa Jl Diponegoro

E Mei Amelia R - detikNews

FOTO: Mobil Resmob dibakar (Antara)

Jakarta - Kamis (29/3) malam lalu, suasana di depan kampus UPI-YAI, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat tampak mencekam. Ratusan mahasiswa melakukan aksi bakar ban dalam demo menolak kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) itu.

Saat itu, aksi unjuk rasa berubah menjadi liar tidak terkendali. Para pendemo tidak hanya membakar ban, namun Pospol yang terletak di antara kampus UKI dan UPI-YAI juga ikut dirusak massa yang mengamuk. Setelah merusak Pospol dengan batu, massa juga membakar motor milik anggota Polsek Senen yang diparkir di Pospol tersebut.

Massa juga memblokade Jalan Diponegoro mulai dari depan kantor LBH Jakarta hingga ke arah Salemba. Massa juga melakukan sweeping terhadap pengendara yang melintas. Bahkan, massa juga mengeroyok Kapolsek Senen Kompol Iman Zebua yang saat itu bertugas di lokasi. Kompol Iman pingsan dan dilarikan ke UGD RSCM setelah dihajar massa.

Ratusan aparat polisi dari Polres Jakarta Pusat tidak dapat menahan amukan massa yang sudah brutal itu. Untuk mengendalikan massa yang sudah brutal itu, Kepolisian Daerah Metro Jaya mengirimkan pasukan tambahan.

Termasuk salah satunya tim dari Subdit Resmob Polda Metro Jaya diperintahkan untuk ikut mengendalikan massa. Kepala Subdit Resmob Polda Metro Jaya, AKBP Herry Heryawan saat itu memimpin langsung 7 anggotanya.

"Setelah menerima informasi Kapolsek Senen dikeroyok, saya bersama anggota saya menuju ke TKP sekitar pukul 20.15 WIB," kata Herry.

Saat itu, Herry dan 7 anggotanya berangkat beriringan dari Mapolda Metro Jaya dengan menggunakan tiga unit mobil. Herry saat itu menumpang mobil Kijang LX tahun 2001 yang bertanda khusus, tulisan 'RESMOB' pada body samping kiri-kanan dan belakangnya.

"Saat itu, mobil Resmob yang saya dan dua anggota saya tumpangi berada paling depan, untuk membuka jalan karena saat itu jalanan macet," katanya.

Dalam situasi seperti itu, petugas memang harus cepat berada di lokasi. Untuk membuka jalur, Herry menyalakan rotator dan sirine pun menyalak. Melalui pengeras suara, anggotanya menghalau pengendara untuk meminggirkan kendaraannya.

"Sesampainya di lokasi, di depan LBH ternyata jalanan sudah terblokir," ujarnya.

Saat itu, mobil Resmob yang ditumpangi Herry dan anggotanya terhalang Kopaja. Saat itu pula, puluhan orang berlarian ke arah mobil Resmob yang ditumpangi Herry dan dua anak buahnya.

"Kami saat itu tidak mengira kalau massa akan memburu kami. Tetapi rupanya mereka semakin mendekati mobil kami," katanya.

Karena jumlah anggota yang sedikit tidak seimbang dengan massa yang banyak, Herry kemudian memutuskan untuk memerintahkan anggotanya yang berada dalam dua unit mobil di belakangnya agar putar balik, menghindar massa. Dua mobil yang ditumpangi anggotanya berhasil memutar balik kendaraannya. Namun nahas, mobil Resmob yang ditumpangi Herry dan dua anak buahnya tidak sempat memutar balik karena terhadang Kopaja.

Massa yang beringas merusak mobil Resmob yang sedang ditumpangi Herry dan dua anggotanya itu. Massa kemudian mengguncang-guncangkan mobil Resmob tersebut. Di tengah situasi seperti itu, Herry mencoba menenangkan massa untuk tidak berbuat anarki.

"Saya sudah bilang ke mereka, Dik jangan Dik. Kita ke sini untuk memberikan pengamanan. Kita bukan musuh kalian," ujarnya kala itu.

Namun massa tidak mempedulikan imbauan Herry kala itu. Massa terus menghancurkan mobil Resmob. Dalam situasi seperti itu, Herry pun memerintahkan dua anak buahnya yang ikut bersamanya untuk turun dari mobil. Herry saat itu sempat tergencet, hampir tidak dapat meloloskan diri dari amukan massa.

Dengan sekuat tenaga, Herry mencoba mendorong pintu mobil yang sudag dikepung massa. Ia kemudian menyelamatkan diri bersama dua anggotanya, menuju ke Mteropole yang letaknya berjarak sekitar 10 meter dari lokasi kejadian. Massa kemudian mengejar Herry dan anak buahnya.

"Kami dikeroyok oleh mahasiswa. Kami bergumul dengan tangan kosong," katanya.

Mobil Dibakar

Setelah berhasil meloloskan diri dari amukan, massa kemudian membakar mobil Resmob. Seketika, Jalan Diponegoro berubah mencekam. Api memerah keluar dari mobil Resmob. Herry saat itu hanya bisa menatap mobil dinas anggota yang hanya satu-satunya itu.

Beberapa saat setelah aksi pembakaran mobil Resmob, petugas gabungan dari Polda Metro Jaya datang ke lokasi membubarkan massa. Menjelang Jumat (30/3) dini hari, massa baru terkendali. Pasca kejadian itu, petugas kemudian melakukan sweeping ke kantor LBH Jakarta.

"Kami mendapat informasi kalau massa bersembunyi ke kantor LBH Jakarta," ujar Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya AKBP Nico Afinta.

Petugas kemudian menggeledah tiap lantai kantor LBH. Di lantai satu, petugas menemukan ratusan tas milik mahasiswa. Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan spanduk, bendera bergambar lambang Nazi, tiga bilah bambu, pecahan kaca, pecahan bemper mobil, batu dan dua buah ketapel.

Di lokasi, petugas juga mengamankan 53 mahasiswa yang saat itu bersembunyi di lantai 2 kantor LBH. Kepala Subdit Keamanan Negara (Kamneg) Polda Metro Jaya, AKBP Daniel Bolly Tifaona menyatakan, seluruhnya ditetapkan sebagai tersangka karena telah melakukan perusakan, pembakaran dan pengeroyokan.

Daniel mengatakan, kelimapuluh tiga mahasiswa tersebut dijerat dengan pasal 187 KUHP tentang pembakaran jo 170 KUHP tentang pengeroyokan terhadap orang dan benda jo pasal 164 KUHP tentang pemufakatan melakukan kejahatan.

"Mereka telah melakukan perusakan terhadap benda seperti mobil Resmob, motor dan pembakaran pospol," kata Bolly.

Bolly melanjutkan pihaknya memiliki bukti kuat bahwa para pelaku melakukan aksi anarki di lokasi saat melakukan aksi demo menolak kenaikan harga BBM di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat pada Kamis (28/3) sore lalu.

"Ada bukti, kita tidak akan menahan kalau tidak ada alat bukti dong," ujarnya

Tanggapan : In my opinion every act is based on how they've been treated, but anarchism is'nt allowed for any conclusion. It's just making worse the situation. Imagine there's many people or citizen could be a victim of this situation Whereas they dont have any direct business at this problem. we must realize that police and even student too, we were people/citizen.
all we must do is keep calm of reacting all the situation, our house of people's representatives must be had the best reason in every policy. And stay positively think. :D

SRI UTAMI N 3EB13

Minggu, 25 Maret 2012

tugas2

                               
1.       Nobody A. Know when the B. Process  of glass-making C. Was D. Invented. FALSE
-          (Knows) because the subject is singular

2.       The languanges of the world A.Presents a vast B. Array of structural C. SImilarities  and D.Differences.  
-          (present) because the subject is plural “the languanges”

3.       The rise of multinationals A. Have  B. Resulted in a great deal of legal deal of legal ambiguity
because multinationals C. can D. Operate in so many jurisdictions.
-          (has) the subject is ‘the rise’, which is singural subject

4.       All of the east-west interstate highways in the United States A. Has even B. Number, while north-south interstate highways C. Are  D. Odd-numbered.
-          Have  , the subject is the east-west interstate highways, which is plural subject

5.       When a massive star in large Magellanic Cloud exploded in 1987, a wave of neutrinos were detected on earth.
-          Was . Because the sentence has a singural subject , “a wave of neutrinos” but we must focus only at a wave.

6.       Every open spacein the targeted area that has grass and a few bushes are occupied by the white-crowned sparrow.
-          Is . the subject is ‘a few bushes’, which has singular meaning.

7.       Krakatau is remembered  as the vulcano that put so much ash into the air that sunsets around theworld was affected for two years afterward.
-          Were. ‘was affected’ is deserve for “that sunsets” as the subject, which has plural meaning. So we got to put were not was.

8.       The term “Yankee” was  originally a nickname for people from New England, but now anyone from United Stated are referred to as a Yankee.
-          Is .  “Anyone from United State” is a subject which has singular meaning. Therefore we got to add is  not are.

9.       A network of small arteries, mostly sandwiched between the skin and the underlying supply ­blood to the face and scalp.
-          Sandwiches. because the sentence has singular meaning.

10.   Mesquite is  a small tree in the southwest who(*) can withstand the severest drought.
-          withstands, because the subject has a singural meaning.

-           (*) i’ve been thinking that something wrong with this sentence, you were told us that a sentence in TOEFL test just need corrected at once. But I thought theres’s the other mistake it was who(*),  it should be Which (*), Because the subject (mesquite) is a tree.
-           
SRI UTAMI N. 24209121 3EB13

MY REVIEW of article "Taufik Hidayat: Perhatikan Bulutangkis, Olahraga Prestasi!"


Taufik Hidayat melontarkan kritik pedas kepada media, pemerintah dan masyarakat luas. Peraih medali emas Olimpiade 2004 itu merasa kalau media, pemerintah dan masyarakat lebih peduli kepada cabang olahraga sepak bola, bukan kepada bulutangkis yang terbukti selama puluhan tahun meraih prestasi kelas dunia dan sering mengharumkan nama Indonesia.
"Bulutangkis ini olahraga prestasi. Bukan hanya olahraga masyarakat. Bukan saya bermaksud merendahkan cabang atau atlet lain, tapi medali emas Olimpiade untuk Indonesia yah dari bulutangkis," ia mengatakan dengan penuh semangat di acara pembukaan kejuaraan Axiata Cup di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (22/3) lalu.
"Anda para wartawan dan media, lihat saja porsi pemberitaannya lebih banyak untuk sepak bola. Tapi kalau kami juara di luar negeri, sulit untuk mencari beritanya," Taufik menambahkan.
Menantu Agum Gumelar itu juga menyindir pemerintah yang lebih senang memperhatikan sepak bola, padahal dari segi prestasi masih kalah jauh dari bulutangkis Indonesia.
"Kalau saya pribadi sih, setiap bertanding saya selalu berjuang keras dan memberikan yang terbaik untuk keluarga saya dan masyarakat. Soalnya kalau kita pensiun, negara juga nggak peduli kan?", pria 30 tahun itu melanjutkan.
Taufik juga tak peduli dengan penilaian yang menyebutkan ia adalah sosok yang emosional dan kontroversial. Baginya pembuktian di lapangan bulutangkis lebih penting daripada memikirkan penilaian orang lain.
"Kalau saya kontroversial tapi saya punya prestasi kenapa? Saya rasa nggak apa-apa jika seseorang kontroversial asal ia memiliki prestasi yang bagus, dalam hal apapun," ujarnya.
Taufik pun meminta agar rekan-rekannya untuk selalu bersemangat, kompak dan terus mengasah kemampuan, terutama dalam menghadapi kejuaraan Piala Thomas-Uber pada Mei dan Olimpiade di Agustus 2011 nanti.
Tradisi emas Olimpiade yang tidak pernah putus sejak Olimpiade 1992 lalu agar terus dilanjutkan.
Selain meraih medali emas Olimpiade 2004, Taufik Hidayat juga pernah juara di berbagai ajang bergengsi bulutangkis dunia.
Gelar medali emas SEA Games, Kejuaraan Dunia hingga kejuaraan di berbagai negara, sudah didapat ayah dua anak ini.
Bersama tim Indonesia Garuda, Taufik akan bekerja keras membawa merah putih menjadi yang terbaik di kejuaraan Axiata Cup. Selain Indonesia Garuda, tim Indonesia Rajawali juga akan menjadi duta Indonesia di Axiata Cup.
Axiata Cup adalah kejuaraan bulutangkis yang diikuti oleh enam negara Asia Tenggara: Indonesia, Malaysia, Filipina, Vietnam, Singapura dan Thailand.
Kejuaraan ini berlangsung di dua negara, Indonesia (Jakarta) dan Malaysia (Kuala Lumpur).
Kedua negara melayu itu mengirimkan dua tim: Indonesia Garuda-Indonesia Rajawali serta Malaysia Tiger-Malaysia Leopard.
Kejuaraan akan dibagi menjadi tiga babak: Babak penyisihan mulai 23 sampai 25 Maret 2011. Tennis Indoor Senayan menjadi tempat penyelenggaraan di Jakarta.
Lalu babak semi final akan digelar pada 30 Maret dan 1 April 2012. Semi final di Jakarta akan dilangsungkan di Sport Mall Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Dan babak final di Tennis Indoor Senayan, Jakarta pada 15 April 2012.
Yang istimewa dari Axiata Cup ialah selain diikuti pebulutangkis kelas dunia, hadiah yang disediakan juga terbesar dari semua kejuaraan bulutangkis di dunia.
USD 1 juta atau lebih dari Rp 9,1 miliar menjadi hadiah untuk tim yang menjadi juara.
"Meski tidak berpengaruh ke peringkat dunia kami, saya yakin negara lain yang tidak ikut pasti iri melihat hadiah yang disediakan," canda Taufik.

in my opinion, mr. taufik was right because sometimes people gave much attention just when a team of Indonesia winning the match. But when they got lost, we were forget the team n yelling something unwell such like critical without giving support hwen they’re get down.

For the chase that people just get much attention for a kind of sport with lil good appreciation or maybe lowest time in winning the game, maybe it focused in football such mr. taufik said. I think football is the most favorite sport in the world, so the chase must explain based this as the basic reason. And maybe our government gave much attention in football is by wishing for our football team in Indonesia can winning a big match, oneday.

The most problem in our country is the attention of our people. We shouldn’t leave out team when they lose the game, we must give them support whatever its held. Winner or looser we must support them. The for our government please give more attention for our ex- athlete, because they’ve been make proud our country in sport in the world.

sri utami 3eb13

3rd years in economic faculty, majoring of accounting


3rd years in economic faculty
Remember the past when I was graduated from my senior high school I was wondering which collage I should take. Never passed in my mind that I’ll take economic faculty, moreover it’s accounting, because I’m a science student, never met up with accounting or economic lesson. 

The most alibi I ever I had is someday I would like to working  at the bank. I don’t know why, maybe its like one of job that had a biggest salary. That was classic.

Actually im accepted as a student at university of Jakarta, majoring French. I was my lovely lesson. For some reason I got to select my alternative university, yes it was Gunadarma University. One of the reason is gunadarma is the nearest collage from my home that has a good mark.

From the first time life is getting bored me, everyday I went to collage in the morning and go home in the afternoon, that was really jerk..  why do we had a same routine lesson as in senior high school.

We have no right to reschedule our lesson, just got the packet schedule. The reason I’ve analyse why  it can happened, is yes we have another technology practicum , yes Gunadarma university is a collage which based with computer. All of faculty must met up with technology.

Anyway, Im not disappointed, I was very happy, all the time that happen in my life now, is because i’ve enjoyed the show, live with my life. And I believe Allah always has a better plan for me. Regret or reproach just made you weaker , n become a dumb.. n stuck.


sri utami n 3eb13

Minggu, 11 Maret 2012

Analisis tugas bahasa Inggris softskill

A. 1. WRONG In the morning after the concert was tired.
      
         In the morning after the concert Andre was tired
                                                            S        Verb

B. 2. TRUE . The doctor gave the patient a prescription
       
       We dont need to add or remove a word from that sentence, because it has subject and verb as the main contenct to be sentence.

       The doctor  gave the patient a prescription 
          Subject    Verb

C. 1. Mark Twain                    the years after the Civil War the 'Gilded Age'.
           subject           verb

        A.  called         B. he called         C. calling         D. his calls
   
      I choose A.    called as the correct answer, because i just need a verb to fill in the blank on this sentence.  so i cant select B. He called because it has He, i dont need another subject.
c. calling  i think this sentence is happen in the past, i dont need a verb in present continuous tense.
d.  his calls  this option means the calls is belong to him.while this sentence mean is Mark Twain memanggil tahun setelah perang sipil dengan Gilded Age, its corectly macthing with called not with D option.

Sorry for disturbing you with my horrible english ;P

SRI UTAMI N 24209121 3EB13